Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

JURNAL DWIMINGUAN MODUL 2.2

Gambar
  JURNAL  REFLEKSI  MODUL 2.2  PEMBELAJARAN  KOMPETENSI SOSIAL DAN EMOSIONAL   SUGANDI, S.Pd.I CGP Angkatan 6 1. Fact (Fakta) a. Eksplorasi Konsep Mandiri Ekplorasi konsep yang dilakukan secara mandiri tentang berapa konsep yaitu 1) kesadaran penuh (mindfulness) merupakan bagaimana seseorang mengaitkan antara perhatian atau unsur pikiran, keinginan yang memiliki maksud dan kebaikan serta keingintahuannya terhadap kegiatan fisik yang sedang dikerjakan saat itu; 2) Ada 5 kompetensi sosial-emosional yaitu kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan sosial dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab; 3) berkesadaran penuh dalam pembelajaran lima kompetensi sosial-emosional dapat kita kombinasikan dalam tiga ruang lingkup melalui kegiatan rutin yaitu kegiatan di luar jam pembelajaran atau kegiatan yang bersifat non akademik seperti kegiatan membaca Quran sebelum jam pelajaran dimulai, kegiatan membaca buku favorite selama maksimal...

Jurnal Refleksi Modul 2.1

  JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.1  PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI   SUGANDI, S.Pd.I CALON GURU PENGERAK ANGKATAN 6 KOTA BANJAR     Kegiatan Refleksi sebagai bagian dari menilai diri sendiri merupakan bagian penting bagi kita untuk melihat sejauh mana potensi dan kompetensi yang sudah kita miliki, hal apa saja yang perlu diperbaiki dan  ditingkatkan agar ke depannya kita dapat meningkatkan kompetensi diri kita. Pada refleksi kali ini saya tertarik menggunakan model 4 P (Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, dan Penerapan) yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. Dalam modul 2.1 ini ada beberapa aktivitas pembelajaran yaitu : ·          2.1.a.5.2. Ruang Kolaborasi 2 Google Meet;  ·          2.1.a.6. Refleksi Terbimbing - Modul 2.1;  ·          2.1.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Modul 2.1; dan  · ...

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Gambar
  KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 PEMBELAJARAN DIFERENSIASI SUGANDI, S.Pd.I CGP Angkatan 6 Kota Banjar A.    Pembelajaran Berdiferensisasi Pembelajaran berdiferensiasi ialah pembelajaran yang dilaksanakan berdasarkan kebutuhan belajar Murid. Setiap Murid memiliki karakter, gaya belajar,minat belajar dan pemahaman yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Untuk itu kita sebagai seorang pendidik tidak bisa memberikan perlakuan yang sama antara satu murid dengan murid yang lain. Untuk itu diperlukan usaha untuk memetakan dan memahami kebutuhan belajar setiap Murid. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam memahami kebutuhan belajar setiap Murid adalah dengan cara : 1.     Memantau kesiapan belajar (readiness)  Yaitu dengan menghitung kapasitas Murid untuk mempelajari materi baru. Dalam memantau kesiapan belajar, kita sebagai pendidik dapat menggunakan cara dengan memberikan mereka pretest atau pertanyaan pematik yang terkait dengan pok...